admin • Apr 04 2026 • 37 Dilihat

Jakarta Balinotis.com – Kementerian Pertahanan mengonfirmasi adanya dua prajurit TNI yang gugur akibat eskalasi konflik di Lebanon. Kedua prajurit tersebut meninggal dunia pada Senin, 30 Maret 2026, saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
“Dua prajurit TNI dilaporkan gugur, sementara dua lainnya mengalami luka berat,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, dalam pernyataannya pada Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut Rico, serangan yang menewaskan dua prajurit TNI terjadi di tengah meningkatnya intensitas pertempuran di wilayah Lebanon Selatan. Personel Satgas TNI sedang menjalankan tugas pengawalan untuk mendukung operasional UNIFIL. Namun, penyebab pasti kejadian masih dalam proses investigasi oleh pihak UNIFIL sesuai mekanisme yang berlaku.
Dua prajurit TNI yang terluka telah mendapat penanganan medis intensif dan dibawaKemenhan: 2 Prajurit TNI Gugur di Lebanonke fasilitas kesehatan di wilayah Beirut, Lebanon. “Langkah-langkah evakuasi dan penanganan medis dilakukan secara cepat sesuai prosedur operasional Perserikatan Bangsa-Bangsa,” kata Rico
Jenderal bintang satu ini menegaskan bahwa keselamatan pasukan perdamaian harus menjadi prioritas utama. Kementerian Pertahanan meminta seluruh pihak yang terlibat dalam konflik agar menghormati hukum humaniter internasional, termasuk menjamin keamanan personel penjaga perdamaian.
“Indonesia tetap berkomitmen untuk berkontribusi aktif dalam menjaga perdamaian dunia dan mendukung stabilitas kawasan melalui partisipasi dalam misi perdamaian PBB,” ujarnya.
Selain itu, Rico menyatakan pemerintah terus berkoordinasi dengan markas besar UNIFIL untuk memastikan keselamatan seluruh personel penjaga perdamaian di wilayah konflik. Adapun serangan Israel di wilayah Lebanon di penghujung Maret ini telah menewaskan tiga prajurit TNI yang bertugas dalam misi UNIFIL.
Sehari sebelumnya, pada 29 Maret 2026, satu prajurit TNI gugur dan tiga lainnya mengalami luka ringan hingga berat. Prajurit TNI yang gugur adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, anggota Batalion Infanteri 113/Jaya Sakti.
Korban tergabung dalam Satuan Tugas Batalion Mekanis di Kontingen Garuda XXIII-S dalam misi UNIFIL. Tiga prajurit TNI yang mengalami luka-luka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan. Ketiganya telah menjalani perawatan di fasilitas setempat.
Pengumuman tentang kematian para prajurit TNI ini menunjukkan risiko yang dihadapi pasukan perdamaian di wilayah konflik. Meski demikian, Indonesia tetap berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam misi-misi internasional yang bertujuan menjaga perdamaian global.
Beberapa langkah penting yang diambil oleh Kementerian Pertahanan antara lain:
Menyampaikan rasa duka atas kematian dua prajurit TNI yang gugur.
Memastikan penanganan medis yang optimal bagi para korban luka.
Melakukan koordinasi intensif dengan UNIFIL untuk memperkuat keselamatan personel.
Mengajak semua pihak yang terlibat dalam konflik untuk menghormati hukum internasional.
Kementerian Pertahanan juga menekankan pentingnya komunikasi yang transparan dan cepat dalam menangani situasi darurat seperti ini. Dengan adanya langkah-langkah proaktif, diharapkan bisa mencegah kejadian serupa di masa depan.
Partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian PBB merupakan bentuk komitmen negara untuk membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan stabil di berbagai wilayah dunia. Dengan jumlah pasukan yang terus bertambah, TNI semakin diakui sebagai salah satu pelaku perdamaian yang andal dan profesional.
Meski menghadapi tantangan berat, Indonesia tetap berkomitmen untuk melanjutkan perannya dalam misi perdamaian. Hal ini tidak hanya mencerminkan sikap diplomatik negara, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan yang selalu dijunjung tinggi.
Jakarta — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta telah menetapkan tiga tersangka terkait dugaan korupsi...
Hari ini adalah saat yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta, baik itu tema...
DENPASAR, Balinotis.com — Isu pengelolaan dan alih fungsi lahan mangrove di Bali resmi masuk d...
Kawasan Wisata Hiu Paus Botubarani, yang terletak di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupat...
DENPASAR Bali Notis , – Seorang wanita warga negara asing (WNA) berkebangsaan Rusia dengan inisial...
BADUNG BALI Perayaan malam pergantian Tahun Baru 2026 di Kabupaten Badung Bali diwarnai insiden keba...
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu ketegangan dalam perdagangan global setelah mengumumkan rencana penerapan tarif impor ken...
Jakarta Balinotis.com – Kementerian Pertahanan mengonfirmasi adanya dua prajurit TNI yang gugur akibat eskalasi konflik di Lebanon. Kedua ...
Denpasar, Balinotis.com — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mencatat lonjakan s...
Tabanan, 11 Desember 2025 – Subak Jatiluwih di Tabanan makin populer di kalangan turis dunia pada tahun 2025 ini. Tempat yang dilindungi UNESC...
BALI — Gelombang sampah Bali kembali menerjang salah satu pantai populer di Pulau Dewata, Senin (hari ini). Tumpukan sampah laut dalam jumlah ...

No comments yet.