admin • Agu 10 2026 • 12 Dilihat

Ringkasan Berita:
, SANGGAU– Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditangani di Dusun Mungguk Kemantan, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Jumat 7 Agustus 2026.
Petugas bersama bergerak setelah mendapatkan laporan tentang beberapa titik api yang kembali muncul dan berpotensi menyebar ke lahan milik warga.
Operasi pemadaman kebakaran hutan berlangsung dari pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB.
Kebakaran sebelumnya terjadi pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, yang menyebabkan kehancuran lahan perkebunan dan hutan milik warga dengan luas total sekitar 7 hektar.
Data mengenai munculnya kembali titik api disampaikan oleh Kawil Mungguk Kemantan, Inai.
Beberapa titik masih dinyatakan berpotensi menyebar, termasuk di lokasi yang sebelumnya telah dilakukan pemadaman.
Kondisi lahan gambut menjadi salah satu hambatan karena api dapat bertahan di bawah tanah dan muncul kembali setelah api di permukaan berhasil diatasi.
Melanjutkan laporan tersebut, Kapolsek Toba Iptu Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H. bersama tujuh personel segera berangkat ke lokasi.
Polsek Toba kemudian bekerja sama dengan manajemen PT Sumatera Jaya Agro Lestari (SJAL) dan PT Sumatera Agro Palma (SAP) dalam mengirimkan personel serta peralatan pemadam kebakaran.
Selama proses pemadaman, dua unit kendaraan tangki air dari PT SJAL dan PT SAP digunakan untuk menyediakan air di lokasi kejadian.
Petugas juga menggunakan tiga unit mesin Robin yang dilengkapi selang semprot agar bisa mencapai titik api di area hutan dan semak belukar.
Polsek Toba mengirimkan kendaraan patroli yang dilengkapi alat pemadam dengan kapasitas penampungan air sekitar 1.000 liter.
Alat digunakan secara bergantian untuk memadamkan api sekaligus melakukan penyiraman pada area yang berisiko terbakar kembali.
Salah satu tempat yang kembali memicu kebakaran berada di lahan milik penduduk di wilayah Dusun Bagan Asam.
Wilayah tersebut terdiri dari hutan dan semak belukar dengan ciri tanah yang sebagian berupa gambut. Luas wilayah yang menjadi fokus mencapai sekitar 3 hektar.
Keadaan ini menyebabkan proses pemadaman memerlukan penyiraman yang merata agar api di bawah tanah benar-benar terlindungi.
Kepala Sektor Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu menyatakan, munculnya kembali titik api menjadi perhatian serius karena sifat tanah gambut yang memungkinkan api tersembunyi di bawah permukaan.
“Kami segera bertindak setelah menerima laporan tentang munculnya titik api kembali. Kondisi lahan gambut membutuhkan penanganan yang menyeluruh, sehingga kami berkoordinasi dengan perusahaan dan masyarakat agar api benar-benar bisa dikendalikan,” katanya.
Menurutnya, cuaca panas dan angin kencang menjadi hambatan dalam upaya pemadaman.
Api yang tampak telah padam di permukaan bisa muncul kembali jika api di bawah tanah belum sepenuhnya memadam.
Iptu Arnold mengungkapkan, petugas menghadapi beberapa tantangan di lapangan, khususnya sumber air yang berada cukup jauh serta keadaan beberapa lokasi yang sulit dicapai.
“Kondisi di lapangan cukup sulit karena sumber air berada cukup jauh, sementara beberapa area tidak dapat diakses. Namun, petugas bersama perusahaan dan masyarakat terus berusaha agar api tidak menyebar,” katanya.
Kerja sama antara pihak kepolisian, perusahaan, dan masyarakat terus dilakukan selama proses pemadaman.
Berkat kerja sama dari Polsek Toba, PT SJAL, PT SAP serta warga sekitar, titik api yang muncul kembali berhasil diatasi dan tidak menyebar ke area lain.
Meskipun api telah berhasil dikendalikan, pengawasan tetap dilakukan guna mencegah kemunculan kembali api, terutama mengingat kondisi cuaca dan sifat lahan gambut.
Polsek Toba mengajak warga di Dusun Mungguk Kemantan dan sekitarnya untuk lebih waspada selama musim kemarau.
Masyarakat juga diharapkan untuk tidak melakukan kegiatan yang berisiko menyebabkan kebakaran.
Polsek Toba mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan asap atau titik api.
Laporan yang diberikan secara cepat dianggap sangat penting agar risiko kebakaran hutan dan lahan bisa segera ditangani dan tidak menyebar ke lahan penduduk maupun area lainnya. (*)
– Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
– Peroleh Berita Trending Melalui SaluranWhatsApp
– Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS
Balinotis.com , JAKARTA –Pihak kuasa hukum Khariq Anhar menganggap bahwa jaksa penuntut umum t...
Balinotis.com – Hasil yang tidak memuaskan diraih oleh Liverpool dalam pertandingan pramusim. ...
Balinotis.com – Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memasuki tahap yang baru. Setelah bebe...
Balinotis.com , BONDOWOSO– Persaingan untuk mendapatkan kursi Ketua Umum Tanfidziyah PBNU mulai me...
balinotis.com – Gerhana matahari total yang akan terjadi pada 12 Agustus 2026 tidak dapat dili...
—Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengucapkan permintaan maaf setelah muncul berita ...
Smart Homes: Beyond Automation to AnticipationIf 2023 could be summarized in the gadget space, it would be the year where our homes started trul...
Denpasar, Bali — Tren wisata religi di Bali makin naik daun di 2025. Pura-pura tua dan bersejarah jadi daya tarik utama buat turis asing. Gak ...
Gaza is in ruins, with Israeli forces laying siege to the entire strip and leveling swaths of the enclave. An estimated 80% of its population of...
Ringkasan Berita: Kebakaran hutan kembali terjadi di Dusun Mungguk Kemantan, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Jumat (7/8...
Sopir truk dengan inisial FH( laki- laki, berusia 23 tahun) terlibat pergulatan dengan beberapa warga di Jalan Puri Gading, Kelurahan Jimbaran, ...

No comments yet.