admin • Agu 10 2026 • 21 Dilihat

Ketika sebuah karya seni dirilis, seringkali ia memicu reaksi yang beragam. Ada yang menyukai karyamu, tetapi juga bersiap menghadapi kritik pedas. Hal ini terjadi pada beberapa film yang dianggap memiliki muatan komentar sosial kuat namun justru di nilai melanggengkan klasisme. Meski ingin mengekspos dan mengkritik ketimpangan, film-film ini justru di anggap tidak mampu memberikan perspektif yang cukup mendalam. Berikut adalah lima film yang menjadi perdebatan.
Film yang diadaptasi dari memoar JD Vance, seorang politikus sayap kanan Amerika Serikat, dikritik karena dianggap melanggengkan ideologi kapitalis. Meskipun film ini seperti memoarnya mengekspos kehidupan kelompok miskin di negara tersebut, ia melewatkan alasan sistemik dari kemiskinan yang mereka alami. Kemiskinan disederhanakan menjadi kesalahan pribadi seperti kemalasan atau adiksi, bukan faktor struktural yang lebih kompleks.
Genre: Drama, Komedi
Pemain: Glenn Close, Gabriel Basso
Sutradara: Ron Howard

Film yang rilis 14 tahun sebelumnya ini juga mengangkat topik serupa. Narasi film ini berkisah tentang Joe Bauers, seorang pria biasa yang apa pun tentang diri nya itu rata-rata. Ia terbangun 500 tahun kemudian dan menemukan dunia yang di huni orang-orang dengan tingkat kecerdasan yang jauh lebih rendah darinya. Mike Judge mengajak penonton untuk berimajinasi bagaimana dunia akan berubah jika orang-orang cerdas tidak memiliki anak sementara orang-orang dari kelas bawah mendominasi populasi.
Genre: Fiksi Ilmiah, Satire
Pemain: Luke Wilson, Maya Rudolph
Sutradara: Mike Judge

Dua pasangan influencer di undang untuk berlibur di kapal pesiar mewah bersama orang-orang kelas atas. Semua berjalan normal sampai kapal karam dan tatanan sosial yang ada di obrak-abrik. Abigail, pelayan di kapal, kini menjadi yang teratas karena kemampuan bertahan hidupnya. Premis film ini menjanjikan, tetapi kritik terhadap divisi kelas dan kapitalisme terasa dangkal. Abigail mencerminkan kelompok tertindas yang berbalik jadi penindas.
Genre: Drama, Satire
Pemain: Harris Dickinson, Dolly de Leon
Sutradara: Ruben Ostlund

Film ini di juluki klasis oleh sebagian penonton karena setia menggunakan lensa kelompok elite. Meskipun karakter utamanya adalah Cleo, asisten rumah tangga beretnis pribumi, Cuaron beberapa kali mengekspos kondisi ekonomi dan sosial warga pribumi. Namun, ia tidak melontarkan kritik apa pun, justru memotret keluarga majikan Cleo sebagai penyelamat dan pacar Cleo sebagai antagonis.
Genre: Drama
Pemain: Yalitza Aparicio, Marina de Tavira
Sutradara: Alfonso Cuaron

Film ini mempolarisasi penontonnya. Beberapa menganggapnya sebagai film woke yang mempromosikan pentingnya mensyukuri profesi apa pun. Namun, banyak yang melihatnya sebagai romantisasi kemiskinan. Film ini di anggap sebagai propaganda yang mengajak kelas pekerja untuk bersyukur dengan apa yang mereka punya, sehingga protes dan tuntutan untuk perbaikan tak lagi relevan.
Genre: Drama
Pemain: Koji Yakusho, Aoi Yamada
Sutradara: Wim Wenders

As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativi...
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu ketegangan dalam perdagangan global setelah m...
Exploring the Tech-Savvy WondersThe delineation between digital and physical continues to blur, weav...
Hari ini adalah saat yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama orang-orang tercinta, baik itu tema...
Pada hari Kamis, 19 Maret 2026, Hari Nyepi 2026 akan dirayakan. Hari ini juga merupakan Tahun Baru S...
Kintamani balinotis.com , Bangli – Para turis dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Kint...
Kintamani balinotis.com , Bangli – Para turis dan wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, diimbau untuk...
Denpasar, Balinotis.com — Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kembali mencatat lonjakan s...
Madura Balinotis.com Basarnas kembali mengirimkan KN SAR 249 Permadi untuk mencari keberadaan bangkai Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Se...
Balinotis.com – Gianyar – Ramai betul soal lahan sawah yang dikeruk di daerah Subak, Desa Tegal Tugu, Gianyar. Beberapa teman-teman akti...
Update Wisata Bali, Bali memang nggak pernah ada matinya! Tiap tahun selalu ada saja yang baru, bikin wisatawan dari mana-mana makin betah. Temp...

No comments yet.